Rahasia hati

Entah kenapa tiba tiba jariku ingin menulis sebuah bait
Berpuisi tentang suara hati dan hari yang telah berlalu
Yang pernah kita lewati begitu banyak rasa
mungkin kau sudah melupakannya
Aku disini bersama kenangan hampa acap menawar rasa itu
Sendiri..
Bertubi tubi riuh meneriakan dalam segala memori 
Saat kita tertawa nakal yang kita anggap bahagia, kala itu
Kau yang kerap merajuk karena cemburu
juga saat sendu kita saling mengukir janji setia, begitu naifnya 
Kau yang begitu men Dewakanku
Lupa kalau takdir Tuhan merajai segala keputusan
Kita terpisah purnama di tikungan
Lalu kau merasa tertikam pengkhianatan
dan kau tak pernah tahu diantara beribu penyesalan
Aku mencuri-curi dari Tuhan, sepotong hati itu masih aku simpan
Cinta? 
Aku tak pernah bisa memaknainya...

Ketika semua hati punya rahasia, setelah belasan purnama, 2016

0 Response to "Rahasia hati"