Merinduimu

Belakangan aku berdialog pada Tuhan
Menyampaikan, bahwa hati ini penuh kerinduan
Meratap, jiwa ini amat kehilangan tempat pulang

Derai air mata pun tiada arti
Saat kita tak lagi bisa berbagi
Penyesalanpun tiada guna
Merinduimu, begitu kurasa

Di ujung sore yang berkabut...
Taiwan, 2015

0 Response to "Merinduimu"