Pagi tadi saya dapat kiriman di timeline facebook saya, sebuah tantangan menulis random setiap hari, dari sahabat saya, Si botak Ryan. Kontan saja saya langsung mengernyitkan alis, berbarengan dengan munculnya beberapa pertanyaan dalam benak saya. Bagaimana tidak membuat saya bertanya-tanya. Tantangan menulis? Random ? Setiap harii? OMG! Apa mungkin saya bisa?
Tapi,karena saya tipikal orang yang tidak mau menyerah begitu saja( katakanlah sok beranian gitu, padahal sih cemen juga :p ), maka jadilah seharian ini saya kepikiran terus dengan timeline itu. Akhirnya, di sela -sela waktu saya bekerja menemani nenek dari pergi ke tukang salon, tukang photo ( Eiit, jangan peres dulu deh, nenek nyalon sama photo bukan karena mau ikutan ajang lomba cover girl, ya!) Tapi ini untuk memenuhi persyaratan formulir tunjangan lansia si nenek. Yup benar, di Taiwan sini, setiap lansia dan kaum disabilitas selalu diberikan tunjangan hidup oleh pemerintahnya, (enak yaa.. Coba negara kita juga seperti itu) Nah lho..? Kok jadi berandai- andai dan kesana kemari sih bahasannya, ya sudahlah ya.. Lupakan masalah nenek mau ngapain, toh dia sendiri saja sudah pikun dengan apa yang baru saja dia lakukan :D .
Balik lagi ke rasa penasaran dan rasa tertantangnya saya dengan isi timeline itu. Hingga sore hari, saat saya juga menemani nenek ke tempat terapi tulang dan otot, terus saya mencari tahu. Saya coba googling apa itu Random? Bagaimana cara kepenulisannya? Tapi dari hasil googling, tak satupun yang bisa memuaskan saya tentang definisi random secara bernas. Saya buka KBBI dan wikipedia pun sama, hasilnya: tak ditemukan!( ya jelas lah yaa, secara setahu saya random itu brojolan dari mulutnya orang-orang bule sono, makanya tidak ditemukan) Akhirnya saya coba berhenti sejenak memikirkanya, bukan karena saya menyerah tapi karena saya harus buru- buru pergi ke kantor pos yang jaraknya kurang lebih 500 m dari tempat terapi, sedangkan saya hanya punya waktu tidak lebih dari 45 menit meninggalkan nenek di tempat terapian, untuk segera memposkan uang yang akan saya titipkan pada teman, guna membantu membelikan tiket kereta. Akhirnya, Langkah seribu saya menuai hasil, uang untuk pembelian tiket PP kereta api Taichung -Taipe minggu depan sudah terkirim, tak lebih dari sepuluh menit saya menunggu antrian (ssst.. Saya kasih tahu ya, antri itu adalah kebiasaan orang taiwan yang tidak mengenal umur, jenis kelamin ataupun RAS. Untuk setiap pelayanan lho, entah itu di kasir, service centre dan lain-lain, kerenkan! Coba negara kita juga menjunjung tinggi antri, pasti semua aman. Aih, lagi- lagi membandingkan sih :D). Karena masih ada sisa waktu yang cukup longgar untuk kembali ke terapian, Maka pulangnya saya sempat tengak-tengok dulu ke Toko roti, yang memang letaknya tepat berada disebelah kantor pos tadi. Sekantong roti berisi lapisan keju dengan aroma menggoda, menjadi pilihan dan saya berhasil menggondolnya pulang. Dan, jangan tanya nasib roti itu sekarang? sudah ludes ke dalam perut saya, selama proses saya membuat coretan ini :D
Berlanjut tentang kepenasaran saya tentang apa itu Random? Dari beberepa artikel yang saya baca saya menyimpulkan random itu sesuatu yang bisa dibilang absurd atau tidak beraturan, tidak bertema (jika untuk sebuah tulisan) tapi bertujuan . Jadi #menulisrandom itu, ya menulis apa saja yang ada di benak kita, apapun tanpa harus mempunyai tema, misal fiksi atau non fiksi. Contohnya, kamu bisa menulis resep masakan, atau menuliskan kegalau-kegalauan kita( semacam penyaluran curcol gitu) hhmm.. Kayaknya tantangan ini juga oke buat para jombloer ya? :)
Dan lebih konkrit lagi, contoh menulis yang absurd ya seperti tulisan saya ini, hehehe. Seabsurd orangnya seharian ini, yang harus loncat sana loncat sini di negara orang demi mencari sesuap nasi dan sekantong berlian, amin. Dan inilah tulisan random saya, menjawab tantangan #menulisrandom, untuk hari ini, done! Terserah penilain dari teman saya, Ryan akan sperti apa. Yang penting bertujuan mengasah kemampuan saya untuk bercorat-coret lebih bersemangat lagi, seperti katanya. Semangat belajar menulis! ;)
#menulisRandom2015
Kereennn.... Gila lu ya emang bawel. Nggak aslinya nggak tulisannya. :p thanks banget pokoke.
ReplyDeleteIya, berhubung ngejaga pasien yang sudah pikun dan jarang bicara, kebawelanku tidak tersalurkan hiks
DeleteHoyoooohh... :D
ReplyDeleteCakep cakep cakep
Ayo lanjut dg topik yg lain.
Menggelitik ini ya, Te?
ReplyDeleteMenggelitik apa mengharukan? Saking absurdnya ya.. Wkwkw
DeleteLoncat sana loncat sini.
ReplyDeleteKagak capek tante Nani
Nggak cuma capek te, tapi juga tersiksa bat-hin :D
ReplyDelete