Sajadahku

Entah sudah berapa lama  masa aku melupakannya
hanya melipatnya, menempatkannya pada tatanan almari yang wangi
sedang aku..?
aku sibuk sendiri, sibuk mengakui bahwa aku islam, Ya Rabbi
sibuk mempatenkannya pada tanda pengenalku tapi sikap dan prilakuku tak beda dengan kaum jahil
astaghfirallah..
Lisanku berkoar aku beriman tapi nyatanya sajadahku tak pernah terhampar
aku masih suka menyembah diriku sendiri, aku lantang bertepuk dada 'aku digdaya'
Astaghfirallah..
Dua kalimat syahadat dan Basmalah aku hapal di luar kepala
Allahhu laa illahaa illaallah
Apa hatiku benar-benar bersaksi bahwa tiada Tuhan selainMu?
Apa benar langkah dan dan hatiku selalu bersamaMu?
Sedang sajadahku masih indah terlipat di balik kata tak sempat
Lalu aku mengumpat atas segala kenelangsaan, bahwasannya kau tak berpihak
Astaghfirallah..
Ya Ghofur.. Ya Ghofur..
Sajadahku hamparan sholatku
Istiqomahkan dalam imanku.

29 november 2014, di suatu malamku.



0 Response to "Sajadahku"